Categories
Business
Panti Jompo di Manado Kebakaran

Panti Jompo di Manado Kebakaran

Kebakaran Panti Jompo di Manado

Kebakaran terjadi di sebuah panti jompo di Kota Manado, Sulawesi Utara. Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba. Api muncul saat para lansia sedang beristirahat. Kejadian ini langsung mengundang perhatian warga sekitar.

Asap tebal terlihat membumbung ke udara. Warga sekitar segera mendekat untuk membantu. Beberapa orang berteriak meminta pertolongan. Situasi sempat membuat panik. Namun evakuasi cepat berhasil dilakukan.

Kronologi Awal Kebakaran

Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari salah satu ruangan. Ruangan tersebut berada di bagian belakang panti. Api dengan cepat menjalar ke bagian lain. Bahan bangunan yang mudah terbakar mempercepat api.

Pengurus panti langsung bertindak. Mereka membangunkan para lansia. Satu per satu lansia dipapah keluar. Beberapa lansia menggunakan kursi roda. Evakuasi dilakukan dengan hati-hati.

Warga sekitar turut membantu. Mereka menggendong lansia yang tidak bisa berjalan. Semua dilakukan demi keselamatan. Dalam waktu singkat, lokasi menjadi ramai.

Kedatangan Petugas Pemadam Kebakaran

Petugas pemadam kebakaran segera tiba di lokasi. Beberapa unit mobil dikerahkan. Petugas langsung menyemprotkan air ke titik api. Api cukup besar saat pertama ditangani.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas harus memastikan api benar-benar padam. Setelah itu dilakukan pendinginan. Langkah ini penting agar api tidak muncul kembali.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang. Namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.

Instalasi listrik di panti akan diperiksa. Petugas juga memeriksa sisa bangunan. Hasil pemeriksaan akan diumumkan setelah proses selesai.

Kondisi Para Lansia Pasca Kebakaran

Kondisi para lansia menjadi perhatian utama. Sebagian besar lansia berhasil diselamatkan. Tidak ada laporan korban jiwa. Ini menjadi kabar yang sangat melegakan.

Beberapa lansia mengalami syok. Ada juga yang mengalami sesak napas ringan. Mereka langsung mendapat perawatan medis. Tenaga kesehatan datang ke lokasi.

Para lansia kemudian dipindahkan sementara. Mereka ditempatkan di lokasi yang aman. Keluarga lansia juga dihubungi.

Dampak Kebakaran terhadap Panti Jompo

Kebakaran menyebabkan kerusakan cukup parah. Beberapa ruangan hangus terbakar. Peralatan dan perlengkapan panti rusak. Aktivitas panti tidak bisa berjalan normal.

Pihak pengelola kini fokus pada keselamatan. Perbaikan bangunan akan dilakukan. Namun membutuhkan waktu dan biaya. Bantuan dari berbagai pihak sangat diharapkan.

Respon Pemerintah dan Pihak Terkait

Pemerintah daerah langsung turun tangan. Mereka meninjau lokasi kebakaran. Bantuan darurat diberikan kepada panti. Mulai dari makanan hingga selimut.

Dinas sosial juga ikut terlibat. Mereka memastikan kebutuhan lansia terpenuhi. Pemerintah berjanji akan membantu pemulihan panti.

Imbauan untuk Pengelola Panti Sosial

Peristiwa ini menjadi pengingat penting. Keamanan panti sosial harus diperhatikan. Pengecekan listrik harus rutin dilakukan. Alat pemadam api wajib tersedia.

Pelatihan evakuasi juga sangat penting. Pengurus harus siap dalam kondisi darurat. Keselamatan penghuni harus menjadi prioritas utama.

Solidaritas Masyarakat Manado

Warga Manado menunjukkan solidaritas tinggi. Banyak yang datang memberikan bantuan. Mulai dari pakaian hingga makanan. Bantuan ini sangat membantu para lansia.

Semangat gotong royong terlihat jelas. Masyarakat berharap panti segera pulih. Para lansia bisa kembali hidup nyaman.

Kesimpulan

Kebakaran panti jompo di Manado menjadi peristiwa yang mengharukan. Keselamatan para lansia menjadi hal terpenting. Evakuasi cepat menyelamatkan banyak nyawa.

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Keamanan bangunan sosial harus diperkuat. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Baca juga: Berita Manado Terbaru | Kumpulan Berita Kebakaran | Berita Sulawesi Utara

Categories
Business

Purbaya Turun Tangan, Anggaran Rp120 Miliar Disiapkan Agar PLTSa Benowo Tak Gulung Tikar

Pemerintah melalui Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan anggaran sebesar Rp120 miliar guna menyelamatkan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Benowo, Surabaya, yang terancam gulung tikar. Langkah ini diambil menyusul berbagai persoalan keuangan dan operasional yang membebani keberlanjutan proyek energi terbarukan tersebut.

PLTSa Benowo merupakan salah satu proyek strategis nasional yang mengolah sampah perkotaan menjadi sumber energi listrik. Fasilitas ini tidak hanya berperan dalam mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga mendukung target transisi energi bersih dan pengurangan emisi karbon. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, PLTSa Benowo menghadapi tekanan serius akibat tingginya biaya operasional yang tidak sebanding dengan pendapatan.

Purbaya menyampaikan bahwa anggaran Rp120 miliar tersebut akan difokuskan untuk menutup kekurangan biaya operasional serta menjaga agar aktivitas pengolahan sampah dan produksi listrik tetap berjalan normal. Tanpa intervensi pemerintah, risiko penghentian operasional dinilai cukup besar dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan serta sosial yang luas bagi Kota Surabaya.

Selain persoalan biaya, PLTSa Benowo juga menghadapi tantangan teknis dan skema pembiayaan jangka panjang. Harga listrik yang dihasilkan dari PLTSa dinilai belum sepenuhnya mencerminkan biaya produksi yang tinggi, terutama akibat penggunaan teknologi ramah lingkungan dan proses pengolahan sampah yang kompleks. Kondisi ini membuat pengelola kesulitan menjaga arus kas tetap sehat.

Purbaya menegaskan bahwa penyelamatan PLTSa Benowo bukan sekadar upaya menjaga satu proyek, melainkan bagian dari komitmen pemerintah dalam mengembangkan energi terbarukan berbasis sampah. Ia menilai, jika PLTSa Benowo sampai berhenti beroperasi, maka kepercayaan investor terhadap proyek serupa di daerah lain bisa ikut terganggu.

Pemerintah juga tengah mengevaluasi skema tarif listrik dan dukungan kebijakan agar proyek PLTSa dapat beroperasi secara berkelanjutan tanpa ketergantungan penuh pada subsidi. Evaluasi ini mencakup kemungkinan penyesuaian harga jual listrik, insentif fiskal, hingga dukungan pembiayaan jangka panjang.

Dengan disiapkannya anggaran Rp120 miliar tersebut, pemerintah berharap PLTSa Benowo dapat terus beroperasi dan menjadi contoh pengelolaan sampah modern yang terintegrasi dengan penyediaan energi bersih. Ke depan, proyek ini diharapkan tidak hanya membantu mengatasi persoalan sampah perkotaan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap ketahanan energi nasional.

Categories
Business

Jimly Sebut Polri Tak Bakal Lantik Pejabat di Luar Struktur Usai Penerbitan Perpol

JAKARTA – Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie mengungkapkan, Korps Bhayangkara tidak akan melantik pejabatnya bertugas di luar struktur usai penerbitan Perpol Nomor 10 Tahun 2025. 

Menurut Jimly, komitmen tersebut sudah disepakati Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Pengangkatan personel kepolisian di kementerian dan lembaga bakal dilakukan usai memiliki payung hukum yang lebih jelas. 

“Bukan melarang, komitmen kepolisian dan itu sudah disampaikan oleh Pak Kapolri dan juga tadi Pak Wakapolri, pengangkatan baru tidak ada lagi. Pokoknya setelah putusan MK ya, itu tidak akan ada lagi, menunggu aturan yang pasti ke depan,” kata Jimly dalam jumpa pers di Kantor Sekretariat Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025). 

Jimly memastikan, niat menerbitkan Perpol itu maksudnya adalah baik, bukan tidak menjalankan putusan MK. 

“Maksudnya itu justru untuk menjalankan putusan MK sambil mengatur yang sudah menduduki jabatan ini diatur begitu,” ujarnya. 

Namun, kata Jimly, yang menjadi muncul permasalahan adalah Perpol tersebut menyebutkan jumlah dari jabatan kementerian dan lembaga bisa diisi oleh pejabat Polri. 

“Cuma kan timbul masalah, disebutnya dengan angka sekian. Ternyata ada kementerian yang tidak disebut. Jadi semestinya tidak pakai angka, gak usah pakai angka, supaya ini diangkat itu atas permintaan dari lembaga-lembaga yang bersangkutan,” ucapnya.

Categories
Business

Usut Kasus Pembakaran Warung di Kalibata, Polisi Periksa 6 Saksi

JAKARTA – Kepolisian Sektor Pancoran terus mengintensifkan penyelidikan terkait dua insiden serius yang mengguncang kawasan TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. Dua peristiwa yang terjadi hampir bersamaan itu—pembakaran sebuah warung dan dugaan pengeroyokan yang menewaskan dua orang yang dikenal sebagai mata elang atau juru pantau kendaraan leasing—kini menjadi fokus utama aparat kepolisian. Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menyampaikan bahwa tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi guna mendapatkan gambaran lebih utuh mengenai rangkaian kejadian tersebut.

1. Enam Saksi Telah Dimintai Keterangan

Dalam keterangan resminya, Kompol Mansur menjelaskan bahwa sejauh ini sudah ada enam saksi yang menjalani pemeriksaan. “Ada enam orang saksi dari warga sekitar yang telah memberikan keterangan. Mereka adalah orang-orang yang berada dekat lokasi saat kejadian berlangsung dan diduga melihat ataupun mengetahui peristiwanya secara langsung,” ujarnya kepada awak media, Jumat (12/12/2025).

Menurutnya, kesaksian dari warga setempat memegang peran penting karena dapat membantu penyidik menyusun kronologi peristiwa dengan lebih akurat. Para saksi tersebut memberikan informasi mengenai dua kejadian berbeda yang diduga saling berkaitan: perusakan yang berujung pada pembakaran warung serta tindakan pengeroyokan yang menyebabkan dua korban meninggal dunia.

Kompol Mansur menambahkan bahwa jumlah saksi kemungkinan besar akan bertambah. Seiring berkembangnya informasi dan bukti baru, penyidik akan memperluas lingkup pemeriksaan guna memperjelas motif, pelaku, hingga dugaan hubungan antara kedua insiden tersebut. “Kami tidak menutup kemungkinan memanggil lebih banyak saksi jika memang diperlukan dalam proses pendalaman,” jelasnya.

2. Rencana Pemeriksaan Rekan Korban

Selain memeriksa warga sekitar, polisi juga berencana meminta keterangan dari rekan-rekan para debt collector yang menjadi korban dalam dugaan pengeroyokan. Namun, tahapan ini masih menunggu waktu yang tepat mengingat situasi keluarga dan kerabat korban yang masih dirundung duka.

“Proses pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang dekat dengan korban masih menunggu kondisi yang lebih kondusif. Kita memahami bahwa saat ini mereka masih dalam suasana berkabung. Setelah jenazah dimakamkan dan keadaan memungkinkan, barulah pemeriksaan lanjutan akan dijadwalkan,” tutur Kompol Mansur.

3. Polisi Telusuri Keterkaitan Dua Peristiwa

Pihak kepolisian juga tengah menelusuri kemungkinan keterkaitan antara pembakaran warung dan pengeroyokan tersebut. Meski belum dapat menyimpulkan apakah kedua kejadian itu merupakan rangkaian peristiwa yang direncanakan atau spontan, penyidik menegaskan bahwa seluruh kemungkinan masih terbuka. Tim di lapangan disebut bekerja secara paralel untuk mengumpulkan bukti visual maupun keterangan dari warga sekitar TMP Kalibata, termasuk rekaman CCTV apabila tersedia.

Kompol Mansur menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh dan terbuka, dengan harapan dapat mengungkap pelaku serta motif di balik kedua insiden tragis itu. “Kami berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan transparan. Semua temuan akan dianalisis secara hati-hati agar tidak ada kekeliruan dalam proses hukum,” katanya.

Categories
Business

Heboh Ojol Lawan Arah Hingga Baku Hantam, Begini Ending-nya

Jakarta – Baru-baru ini, media sosial dihebohkan aksi pengemudi ojek online (ojol) yang membuat huru-hara di Cengkareng, Jakarta Barat. Dia yang kedapatan melawan arah terlibat baku hantam dengan pengendara motor lain.


Dilihat dari akun Instagram @lambe_ojol, pengunggah dan perekam video menarasikan driver ojol tersebut melaju kencang saat sedang melawan arah. Pelaku kemudian menabrak pengendara motor hingga berujung pada perkelahian di tengah-tengah jalan.

“Kronologi ada yang lawan arah abang grab, si Grab nabrak pemotor baju hitam kencang. Terus yang baju hitam lompat langsung gelut dah di tengah jalan. Parahnya driver yang lawan arah malah maki-maka dan galakan dia,” tulis akun tersebut, dikutip Kamis (4/12).

Ketika perkelahian makin memanas, warga sekitar mendekat dan memisahkan keduanya. Driver ojol tersebut kemudian melanjutkan perjalanan dengan kembali melawan arah.

https://www.instagram.com/p/DRrZqhrEx4e/?utm_source=ig_web_copy_link

Grab Indonesia kemudian buka suara atas kejadian tersebut. Mereka secara terbuka meminta maaf.

“Pertama-tama, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” kata Grab Indonesia saat dihubungi, dikutip dari detikNews.

Grab Indonesia kemudian mengambil langkah-langkah tegas terhadap pengemudi. Pelaku dinonaktifkan sebagai mitra untuk sementara.

“Sebagai informasi, mitra pengemudi yang bersangkutan telah kami nonaktifkan sementara sejak laporan diterima,” tuturnya.

Grab menyebut kejadian itu berlangsung pada Jumat (28/11) malam. Saat ini pengemudi tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Mitra pengemudi yang bersangkutan juga telah menjalani pemeriksaan internal dan proses investigasi masih terus berjalan,” jelasnya.

Grab menegaskan, tidak menoleransi pelanggaran lalu lintas apa pun termasuk tindakan berkendara melawan arus. Mereka juga tidak menoleransi tindakan apa pun yang tidak sesuai dengan Kode Etik Mitra Grab.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan keselamatan seluruh pengguna platform kami,” kata Grab.